Skip navigation


Diary Blog : http://dpravita.wordpress.com/catatan-belajar-sap/

Tentang SAP

SAP (System Aplication and Product in data Processing) adalah perangkat lunak yang digunakan untuk mendukung integrasi proses bisnis di dalam perusahaan. SAP merupakan software yang dibuat oleh jerman dan akhir-akhir ini banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar. SAP adalah salah satu software ERP (Enterprise Resources Planning) yang merupakan alat untuk membantu perusahaan/ organisasi dalam merencanakan dan menjalankan seluruh aktivitas operasionalnya agar bisa terkontrol dan dapat berjalan secara lebih efisien dan efektif.

SAP itu terdiri dari beberapa modul yang saling terkait, modul aplikasinya mempunyai kemampuan mendukung semua transaksi yang dilakukan suatu perusahaan dan bekerja secara terintegrasi satu dengan yang lain, adapun diantaranya adalah :
1. Industry Solutions,
2. Workflow,
3. Project System,
4. Accounting, pada modul Accounting terdiri dari beberapa modul diantaranya adalah :

  • Financial
  • Controlling
  • Asset Management

5. Human Resources, dan
6. Logistics, pada modul logistics terdiri dari beberapa modul diantaranya adalah :

  • Sales and Distribution,
  • Material Management,
  • Production Planning,
  • Quality Management
  • Plant Maintenance.

Tiap perusahaan dapat menerapkan semua prosedure bisnis dari modul tersebut juga lho, tergantung kebutuhan dari perusahaan juga.

Dampak dari implementasikan SAP diantaranya :

  • Perubahan yang dilakukan pada satu modul secara otomatis akan mengupdate modul yang lainnya bila informasi yang dirubah berkaitan dengan modul tersebut. Data akan terupdate secara langsung begitu user menginput data ke dalam sistem. Hal ini yang dikenal dengan istilah “real-time processing”.
  • Integrasi secara sistem bisa terjadi dengan syarat bahwa seluruh perusahaan harus menggunakan satu sumber data yang sama, baik untuk data customer, data product maupun data vendor.
  • Transparansi data – Semua user yang mempunyai akses ke sistem akan dapat melihat semua informasi yang paling up-to-date setiap saat diperlukan walaupun informasi tersebut di-input oleh user lainpun.

Data yang digunakan di SAP secara umum dibagi menjadi 2 macam data, yaitu :

  1. Data Transaksi adalah data yang digunakan untuk menyimpan transaksi-transaksi di SAP, contohnya data permintaan pengadaan barang (PR/ Purchase requisition), Pembelian barang (PO/ Purchase Order). Transaksi yang dilakukan di SAP akan disimpan dalam satu dokumen tertentu.
  2. Data Master adalah data utama yang dapat digunakan untuk membuat sebuah transaksi, contohnya data Material, data Vendor, data Plant, data Customer, data Material Group dll, yang disimpan secara terpusat dan bisa digunakan oleh seluruh modul dalam SAP.

Untuk belajar SAP kita bisa memilih sesuai dengan bakat dan minat keilmuan kita, secara keilmuan Pengetahuan SAP dibagi menjadi 2 yaitu Functional dan Technical.

Ilmu Functional pengetahuan ini lebih difokuskan kearah bisnis proses perusahaan sesuai dengan fungsinya dalam perusahaan seperti bidang accounting, bidang logistics, bidang human resources dan lainnya yang ada di perusahaan. Seorang functional bertugas untuk mendesain dan merancang proses bisnis  yang akan diterapkan oleh perusahaan pengguna SAP. Seorang functional dituntut untuk mempunyai kemampuan analisa bisnis yang baik dan juga pemahaman mengenai proses bisnis perusahaan. Untuk mempelajari ilmu functional memang disarankan paling tidak memiliki latar belakang sesuai dengan bidang yang akan ditekuninya, misalnya untuk menjadi functional bidang accounting paling tidak memiliki latar belakang akuntansi atau management bisnis yang berkenaan dengan ilmunya, sehingga diharapkan bisa lebih memahami kebutuhan dan pemecahan untuk masalah dalam perusahaan.

Ilmu Technical dalam SAP dibagi menjadi 2 yaitu Programmer (ABAPer) dan Administrator (BASIS). Programmer atau ABAPer lebih terfokus untuk mempelajari bahasa pemrograman ABAP yang kemudian seorang ABAPer akan menangani keperluan perubahan atau penambahan program sesuai dengan kebutuhan bisnis proses dalam perusahaan. Di dalam SAP memang sudah tersedia banyak program transaksi dan report namun terkadang itu semua belum memenuhi kebutuhan user, sehingga diperlukan program baru dengan menggunakan bahasa pemrograman ABAP. Selain itu, ABAPer juga diperlukan untuk menggabungkan program interface untuk menggabungkan program yang sudah ada sebelum SAP di implementasikan. Administrator (BASIS) lebih terfokus untuk menangani instalasi, pengaturan kapasitas memori server, keamanan, pengaturan otorisasi, pengaturan database, dan monitoring performasi dari server, untuk menjadi seorang basis diperlukan pengetahuan teknis yang cukup tentang operating system, database dan server.

Segitu dulu kali yah…. Nanti kita sambung lagi, klo masih ada yang kurang tepat mohon informasinya, sama-sama belajar, sama-sama berbagi… Trims

Advertisements

Leave Your Text

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: