Skip navigation


Sudah Susah Belajar SAP , ternyata masiha da terus dan menerus di SAP semakin meanrik dan memusingkan. Belajarnya harus slow dan sesuai dengan waktu , saya cuplik dari blog : http://yasirhn.wordpress.com/2009/05/12/sap-workflow/ . penjelasan SAP Workflow adalah sbb : 

Apa itu SAP WOrkflow? Bagaimana memakainya? Untuk apa kepentingannya?
Banyak orang yang tidak tahu tentang SAP WOrkflow. Menurut dokumen legal dari SAP, SAP Workflow adalah suatu teknologi dan alat untuk mengontrol dan menjalankan proses aplikasi secara otomatis.
Sedangkan menurut saya (boleh dong mendefinisikan sendiri) SAP Workflow adalah suatu fasilitas di SAP yang digunakan untuk membuat suatu perpindahan kontrol data secara otomatis.
Ketka kita install SAP Netweaver, maka SAP Workflow juga ikut terinstall. SAP Workflow tidak include di salah satu modul logistic, finance, atau modul spesifik lainnya. Dia ada tersendiri di menu Tools.Sebenarnya SAP WOrkflow ini tidak harus ABAPer yang membuatnya. Tapi menurut saya lebih tepat ABAPer yang membuatnya, karena cenderung bersifat tehnikal.
Selanjutnya, saya akan sampaikan bagaimana langkah-langkah mempelajari Workflow di SAP.
Saya bagi menjadi 3 bagian besar:
– Introduction to Workfow
– Developing Workflow
– Workflow Programming

Nanti kalau saya jadi membuat buku tentang SAP Workflow, maka sepertinya ini adalah daftar isi dari buku yang saya buat.
Di bagian pertama (Introduction to Workflow), kita akan mencoba membuat organisasi sederhana, dan membuat workflow sederhana. Tujuannya hanyalah sekedar meyakinkan diri sendiri bahwa workflow bisa berjalan dengan lancar. Selanjutnya, pelajari bagaimana konfigurasi workflow dan bagaimana menemukan workflow standar yg sudah disiapkan oleh SAP. Kemudan, belajar mempelajari dan konfigurasi Business Workplace. Kita pelajari arsitektur dasar workflow, bagaimana memonitor dan menangkap error yg timbul.
Di bagian kedua (Developing Workflow), kita coba pelajar bagaimana Struktur Organisasi dibuat di SAP. Dilanjutkan dengan membuat workflow template, dan mempelajari Business Object. Termasuk membuat turunan dari Business Object. Dilanjutkan dengan cara membuat task dan container, menentukan penerima dari work item, melihat/ memonitor deadline task, belajar event, dan membuat contoh sederhana.
Bagian ketiga adalah Workflow Programming.
Kita akan pelajari tentang object types, task, standard rules, dan tehnik advance dari programming workflow. Seperti menjalankan workflow langsung dari program ABAP, raise event, dan menggunakan function module untuk mengecek suatu event.
Semoga saya diberikan kemudahan untuk membuat buku SAP Workflow ini. Termasuk mudah mengatur waktunya … he3x  🙂

[ yasirhn ]

Advertisements

Leave Your Text

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: