Skip navigation

DB2 memberikan kemudahan untuk konfigurasi HADR untuk penunjang infrastruktur dari SAP, hematnya untuk konfigurasi HADR ini bisa di rangkum sebagai berikut :

  • Definisikan Port dan Service untuk HADR sebagai primary dan secondary host
  • Untuk Archiving log baik primary dan secondary harus aktif
  • Setting parameter yang berhubungan dengan HADR
  • Backup offline Primary Sites
  • Restore dari backup Priamry sites
  • Rollforward standby database dalam posisi DATABASE
  • start HADR di standby sites terlebih dahulu
  • start HADR di primary sites kemudian

simple dan mudah , GEK

—————————————————————————————————————————————

[SAP on DB2] Instalasi license OEM SAP DB2

Akhir akhir ini, banyak customer yang menggunakan IBM DB2 untuk RDBMS-nya di SAP, di karenakan sangat kecil dalam “space” dan kemudahan dalam manajemen database-nya.

dalam tulisan ini kami coba menjelaskan beberapa perbedaan instalasi license di DB2 berdasarkan versinya

DB2 LUW 10.5

Untuk instalasi versi DB2 ini, kita harus download di http://service.sap.com/swdc, pilih ke Database and Database Patches –> DB2 for LUW

download file DB2 LUW 10.5 SAP OEM License (zip), ekstrak file dan anda akan dapat 3 File

  • db2aese_c.lic
  • README OEM License.txt
  • sam32.lic

logon sebagai user db2<sid> dan jalankan db2licm -a db2aese_c.lic dan selesai

untuk versi DB2 lainya bisa liat di SAP Note 816773 . GEK

Advertisements

Source : http://sapbasic.wordpress.com/category/sap-basis/sap-on-db2/

Sering kali kita di hadapka dalam projek, dimana kita diminta untuk merubah hostname dari server sehingga akan berdampak pada hostname dari SAP Central Instance dan Database itu sendiri.

ketika ada perubahan hostname di sisi Centall Instance, itu sangat mudah sekali hanya kita merubah environment dan profile dari SAP, namun berbeda dengan jika perubahan itu berdampak pada level database.

dalam tulisa ini, kami coba menjelaskan bagaimana cara merubah hostname dari DB2 :

(1)  Matikan semua service DB2 dengan perintah >db2stop (mematikan DB2 Instance dan DB2 Manager)

(2)  Cek DB2 Registry di level -g dengan perintah >db2set -g | grep DB2SYSTEM, ubahlah nilai dari DB2SYSTEM ini dengan hostname yang baru (ingat : dijalankan di bawah user root).

db2set ini ada di /db2/db2<sid>/sqllib/adm,

perintah untuk merubahnya sebagai berikut #./db2set -g DB2SYSTEM=hostnamebaru

(3). Langkah terakhir adalah, kita ubah nilai dari db2nodes.cfg dengan hostname baru, file db2nodes.cfg ini berada di /db2/db2<sid>/sqllib

(4). tinggal start DB2 dan  SAP DB2 Client di /sapmnt/SID/global/db2/db2cli.ini di ubah ke Hostname DB2 yang baru

(5). Selesai

metode ini sangat penting juga ketik kita pingin membangun HACMP/Cluster menggunakan DB2, dimana sering kali kita pake trick buat “softlink” untuk file db2nodes.cfg

enjoy DB2 🙂

– G>E>K –

Sumber : http://sapbasic.wordpress.com/category/sap-basis/sap-mobility/

Sybase Unwired Platform sekarang lebih di kenal sebagai SAP Mobile Platform, SAP Mobile Platform ini sebagai layer yang menjembatani (middleware) diantara data source yang heterogen (RDBMS, file) dengan aplikasi mobile.

secara garis besar untuk gambaran platform SUP sebagai berikut

Read More »

Source : http://blog.aguskurniawan.net/post/Tutorial-Pemrograman-SAP-ABAP.aspx 

PE College, www.pecollege.net, baru saja release video tutorial mengenai pemrograman SAP ABAP. Tutorial ini dibuat oleh saudara Yasir. Ada sekitar 23 video tutorial yang dapat dinikmati meliputi:

Read More »

Ikuti trainingnya SAP. SAP punya perwakilan di tiap negara. SAP Indonesia ada di Wisma Kyoe Prince, Sudirman, Jakarta. Di tiap negara, SAP mempunyai partner yang menyediakan training. Di Indonesia, diantara partnernya adalah PT. Asseta. Ini link jadwal trainingnya. Berminat, silahkan telp 57994700 ext 7501 dengan Ibu Erta.

Sumber : https://belajarabap.wordpress.com/2013/12/16/upload-file-excel-to-internal-table-sap/

Read More »

https://belajarabap.wordpress.com/2013/08/04/alv-list-with-multiple-header/ 

Untuk membuat multiple header seperti gambar di atas, umumnya menggunakan alv list dengan me-non-active-kan header dan menulis header baru dengan write command pada top of page dari alv.

Read More »

BAPI_PO_CHANGE bisa digunakan untuk menghapus item PO. berikut ini adalah contoh parameter yang di-input dalam pemograman abap untuk menghapus item pada PO.

  DATA: lt_poitem   LIKE bapimepoitem OCCURS 0 WITH HEADER LINE,
      lt_poitemx  LIKE bapimepoitemx OCCURS 0 WITH HEADER LINE,
      lt_return   LIKE bapiret2 OCCURS 0 WITH HEADER LINE,
      ld_ponum    LIKE bapimepoheader-po_number,
      lt_ekko     LIKE ekko OCCURS 0 WITH HEADER LINE,
      lt_ekpo     LIKE ekpo OCCURS 0 WITH HEADER LINE.

  PARAMETERS p_ebeln LIKE ekko-ebeln.

  SELECT * FROM ekko INTO TABLE lt_ekko WHERE ebeln = p_ebeln.
  SELECT * FROM ekpo INTO TABLE lt_ekpo WHERE ebeln = p_ebeln.

  READ TABLE lt_ekko.
  ld_ponum = lt_ekko-ebeln.

  LOOP AT lt_ekpo WHERE ebeln = lt_ekko-ebeln.
*input parameter table
    CLEAR: lt_poitem, lt_poitemx.
    lt_poitem-po_item     = lt_ekpo-ebelp.
    lt_poitem-delete_ind  = 'X'.

    lt_poitemx-po_item     = lt_ekpo-ebelp.
    lt_poitemx-po_itemx    = 'X'.
    lt_poitemx-delete_ind  = 'X'.

    APPEND: lt_poitem, lt_poitemx.
  ENDLOOP.

  CALL FUNCTION 'BAPI_PO_CHANGE'
    EXPORTING
      purchaseorder = ld_ponum
    TABLES
      return        = lt_return
      poitem        = lt_poitem
      poitemx       = lt_poitemx.

  READ TABLE lt_return WITH KEY type = 'E'.
  IF sy-subrc EQ 0.
    CALL FUNCTION 'BAPI_TRANSACTION_ROLLBACK'.
  ELSE.
    CALL FUNCTION 'BAPI_TRANSACTION_COMMIT'
      EXPORTING
        wait = 'X'.
  ENDIF.

Apa itu ABAP?
ABAP (Advanced Business Application Programming) adalah bahasa pemrograman yang diperuntukkan membangun aplikasi SAP. SAP adalah suatu ERP dengan konsep open source. Seluruh program SAP yang ditulis dengan bahasa ABAP dapat dilihat oleh customer.
Read More »

Sumber : https://belajarabap.wordpress.com/

Pada project tahun ini, saya baru berkenalan lebih dekat dengan SAP Workflow. agak sedikit bikin pusing awalnya, tapi lama-lama sudah mulai terbiasa dan paham akan SAP Workflow ini.

Kalau mau belajar lebih detail mengenai SAP Workflow, bisa dimulai dengan melakukan tutorial di Saptechnical, very helping!

Berikut ini adalah TCODE yang sering saya gunakan dalam mendevelop workflow :

  1. SWDD. Penting sangat. Ini TCODE yang harus digunakan dalam membuat workflow.
  2. PFTG. Digunakan untuk memantain task dalam workflow.
  3. SWO1. Adalah Business Object Builder yang dapat dipanggil oleh suatu task untuk menjalankan custom syntax didalamnya. Pada BO ini juga di-define event yang dapat di-link-kan ke suatu workflow.
  4. SWETYPV. Digunakan untuk memaintain suatu event yang nge-link ke workflow.
  5. RE_RHMOVE30. Penting digunakan untuk mentransport task yang di dalamnya terdapat agent assignment yang active agar tidak perlu lagi dimaintain per client. Karena agent assignment pada suatu task adalah client-dependent sehingga harus dimaintain ke tiap client. Cara penggunaannya bisa dilihat di Saptechnical.
  6. SWI2_FREQ. Digunakan untuk monitoring workflow & task.

Untuk saat ini, baru ini saja TCODE yang sering saya gunakan. Hope it helps.

Read More »

%d bloggers like this: